Citronella essential oil
Citronella essential oil (minyak esensial atau minyak atsiri sereh wangi) telah dipakai selama berabad-abad di Cina, Indonesia dan Sri Lanka untuk meminimalisir ruam, inflamasi, infeksi, rasa sakit dan situasi kesehatan lainnya. Citronella oil memiliki fokus tinggi antioksidan dan fitokimia yang berasal dari batang dan daun sereh wangi (Cymbopogon nardus).
Citronella essential oil ini tidak sedikit digunakan sebagai minyak wangi alami, penolak serangga, serta menjadi unsur dalam produk keelokan dan lokasi tinggal tangga. Berdasarkan keterangan dari puluhan studi klinis, citronella oil (minyak sereh wangi) murni mempunyai sifat antiseptik, antimikroba dan antijamur.
Citrolella Ceylon didapatkan dari tanaman Cymbopogon nardus Rendle dan mempunyai bahan-bahan aktif berikut: geraniol (18 persen sampai 20 persen), limonene (9 persen sampai 11 persen), methyl isoeugenol (7 persen sampai 11 persen), citronellol (6 persen sampai 8 persen) dan citronellal (5 persen sampai 15 persen). Citronella Ceylon memiliki wewangian yang serupa dengan buah jeruk (citrus fruit) dan dan cinnamon (kayu manis).
Sementara itu, citronella jenis Java berasal dari spesies yang dinamakan Cymbopogon winterianus Jowitt. Bahan aktif citronella Java meliputi: citronellal (32 persen sampai 45 persen), geraniol (11 persen sampai 13 persen), geranyl acetate (3 persen sampai 8 persen) dan limonene (1 persen sampai 4 persen).
Dari seluruh bahan aktif citronella, tiga yang paling tidak sedikit diteliti dan dihargai ialah citronellol, citronellal dan geraniol. Kedua jenis citronella oil mempunyai kegunaan yang luas, termasuk meminimalisir stres, sifat antibakteri atau antiseptik, dan meremajakan kulit.

Comments
Post a Comment